WHO: 1 dari 6 Orang Dewasa di Dunia Mandul

The logo of the World Health Organization is seen at the WHO headquarters in Geneva, Switzerland, Thursday, June 11, 2009. The World Health Organization held an emergency swine flu meeting Thursday and was likely to declare the first flu pandemic in 41 years as infections climbed in the United States, Europe, Australia, South America and elsewhere. (AP Photo/Anja Niedringhaus)

Sekitar satu dari enam orang dewasa secara global telah mengalami kemandulan setidaknya sekali dalam hidup mereka. Fakta ini muncul dalam laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Laporan yang terbit Senin menganalisis studi yang ada, yang telah dilakukan dari tahun 1990 hingga 2021. Ini menunjukkan bahwa sekitar 17,5% orang dewasa di seluruh dunia dipengaruhi oleh ketidakmampuan untuk memiliki anak.

“Sebagian besar orang yang terkena dampak menunjukkan perlunya memperluas akses ke perawatan kesuburan dan memastikan masalah ini tidak lagi dikesampingkan dalam penelitian dan kebijakan kesehatan,” kata kepala badan kesehatan PBB, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengutipĀ Reuters, Selasa (4/4/2023).

WHO sendiri mendefinisikan infertilitas atau kemandulan sebagai penyakit pada sistem reproduksi pria atau wanita. Ini diartikan sebagai kegagalan untuk mencapai kehamilan setelah 12 bulan atau setelah melakukan hubungan seksual tanpa kondom secara teratur.

Laporan tersebut juga menyoroti kebutuhan negara-negara di dunia untuk mengumpulkan dan berbagi data yang konsisten tentang kemandulan masyarakatnya, yang dipisahkan berdasarkan usia dan penyebab, serta informasi tentang mereka yang membutuhkan perawatan kesuburan.

Sekitar 17,8% orang dewasa di negara berpenghasilan tinggi pernah mengalami kemandulan setidaknya sekali. Sementara di negara berpenghasilan rendah dan menengah angkanya sekitarĀ 16,5% orang dewasa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*