Tahun Depan, Subsidi Sasar 150 Ribu Unit Motor Listrik

Salah satu pegawai mekanik motor listrik melihat motor listrik di salah satu showroom di kawasan Arteri, Senin (11/10/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan program konversi dari sepeda motor BBM ke listrik dapat mencapai 150 ribu unit di tahun depan. Hal tersebut menyusul diberikannya bantuan dari pemerintah sebesar Rp 7 juta untuk per unit motor konversi.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Dadan Kusdiana mengatakan target penerima bantuan pemerintah terkait program konversi motor BBM ke motor listrik siap diimplementasikan.

Terutama setelah pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Pedoman Umum Bantuan Pemerintah dalam Program Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

“Tahun depan Insya Allah kita tingkatkan menjadi 150 ribu unit. Bantuan yang diberikan pemerintah adalah sebesar Rp 7 juta per unit sepeda motor yang dikonversi ini,” ujar Dadan dalam konferensi pers, Selasa (4/4/2023).

Dadan berharap dengan berkembangnya fabrikasi dan penyediaan komponen yang ada saat ini, biaya total dari pelaksanaan program konversi dapat ditekan. Mengingat, pelaksanaan program konversi ini bertujuan untuk mendukung percepatan program KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai).

Kemudian, mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Apalagi Indonesia juga sudah berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca menjadi 31,8% di tahun 2030.

“Serta tentunya mengurangi kompensasi dari Pertalite yang sekarang masih diberikan kompensasi. Ini tentunya yang akan menerima tentunya tidak hanya pemerintah dari sisi benefit tapi juga masyarakat yang secara langsung akan mendapatkan manfaat dari sisi pengurangan biaya pengadaan bahan bakar,” kata Dadan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*