‘LiVARpool’ Isapan Jempol, Faktanya Liverpool Paling Dirugikan VAR

London – Liverpool jadi tim Inggris yang paling sering dirugikan Video Assistant Referee (VAR) musim ini. Empat kesalahan besar VAR sudah dirasakan Merseyside Merah.
Pasukan Juergen Klopp sering diejek sebagai ‘LiVARpool’ oleh fans rival di media sosial. Banyak yang menuding Liverpool kerap mendapat keuntungan dari VAR.

Statistik justru menunjukkan hal sebaliknya. ESPN melaporkan, Liverpool mendapat 4 dari 20 total kesalahan VAR di Liga Inggris 2023/2024.

Kesalahan VAR paling mencolok yang dialami Liverpool terjadi saat menghadapi Tottenham Hotspur. Wasit dan VAR menganulir gol Luis Diaz karena offside, keputusan yang dinyatakan error oleh PGMOL.

VAR juga keliru membatalkan gol Cody Gakpo ke gawang Burnley karena ‘pelanggaran’ Darwin Nunez. Teknologi sepakbola mutakhir itu juga salah untuk tak memberikan penalti kepada Virgil van Dijk cs saat handball kapten Arsenal, Martin Odegaard, di kotak terlarang.

“Saya juga [berpikir itu adalah penalti]. Entah itu naluri atau disengaja, dia mendapat keuntungan besar dengan mengarahkan lengannya kembali ke arah bola,” kata ketua PGMOL, Howard Webb, terkait handball Odegaard melawan Liverpool.

“Semua masukan yang kami dapatkan setelahnya sangat jelas. Permainan mengharapkan penalti dalam situasi tersebut. Saya setuju,” jelasnya.

Setelah Liverpool, Brighton & Hove Albion dan Wolverhampton Wanderers jadi tim lainnya yang dirugikan VAR. Kedua klub tersebut masing-masing kena 3 kali keputusan error.

Arsenal mendapat dua keputusan yang keliru dari VAR. Delapan tim Inggris lainnya masing-masing merasakan sekali dirugikan VAR.

Dari 20 kesalahan VAR di Liga Inggris musim ini, 17 terjadi karena intervensi yang gagal. 2 keputusan diubah secara keliru dan 1 error dibuat ketika VAR menolak wasit melihat tayangan ulang di monitor pinggir lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*