Bukan Rusia-Ukraina, Ada Lagi yang Bikin Jokowi Was-was!

Pernyataan Presiden Jokowi soal Pencalonan Indonesia Tuan Rumah Olimpiade 2036, 16 November 2022. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai konflik yang kian memanas antara China dan Taiwan. Jokowi khawatir jika eskalasi terus berlanjut, akan semakin menambah ketidakpastian global.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam kutipan wawancara dengan The Economist yang diunggah dalam akun Instagram @jokowi, seperti dikutip CNBC Indonesia, Senin (21/11/2022).

“Saya sangat khawatir mengenai hal itu,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, kompetisi adalah hal yang normal, begitu pun dengan rivalitas antara negara yang dianggap kerap terjadi antar sebuah negara. Jokowi tak ingin, terjadi konflik antar negara yang justru bisa menciptakan instabilitas.

“Indonesia ingin dunia yang damai. Jadi jangan sampai perang di Ukraina belum selesai, menambah masalah lagi di kawasan lain. Ini menambah ruwet kita semua, menambah pusing kita semua,” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam pertemuan bilateral Jokowi dan Presiden China XI Jinping di sela KTT G20, Indonesia sepakat untuk tidak mencampuri urusan negara masing-masing, termasuk mengenai Taiwan.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi dan Xi Jinping sepakat kedua negara akan saling mendukung dengan tegas isu-isu yang menyangkut kepentingan inti seperti kedaulatan nasional, keamanan, dan integritas wilayah.

Indonesia sendiri memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan. Meski demikian, ibu kota Jakarta dan Taipei memiliki hubungan terbatas pada ekonomi dan perdagangan.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*