Berkat Ternak Babi, Pria Ini Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia

Qin Yinglin, ketua Muyuan Foodstuff (Photo by Visual China Group via Getty Images/Visual China Group via Getty Images)

Nama Qin Yinglin berhasil masuk dalam daftar World’s Billionaires List 2022 versi Forbes. Pria asal China ini menjadi salah satu orang terkaya di dunia berkat bisnis ternak babi.

Qin Yinglin saat ini merupakan pimpinan perusahaan Muyuan Foodstuff yang menjalankan peternakan babi terbesar di seantero Negeri Tirai Bambu.

Dia adalah orang terkaya nomor 80 di dunia pada 2022 menurut Forbes. Melalui bisnis ternak babinya, Yinglin mampu mengumpulkan kekayaan sebesar US$18.5 miliar atau sekitar Rp280 triliun (asumsi kurs Rp15.556).

Laki-laki kelahiran Kabupaten Neixiang, Provinsi Henan, China ini sebelumnya mengemban pendidikan jurusan peternakan di Universitas Pertanian Henan. Usai lulus kuliah, sosok terkaya nomor 12 di China memulai bisnis dengan istrinya pada 1992.

Perlu diketahui, China merupakan market daging babi terbesar di dunia. Melalui peternakan babi, China mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Melansir dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), berdasarkan data FAO Statistical Corporate Database (FAOSTAT) pada 2022, China memproduksi lebih dari 41 juta ton daging babi.

Besarnya market daging babi di China bahkan membuat protein yang satu ini menjadi kontributor utama angka inflasi di negeri tersebut.

Tak cuma itu, apabila pasokan daging babi dari China menurun, efeknya akan langsung dirasakan secara global. Konsumen di negara lain ikut menderita harga yang lebih tinggi karena China menarik pasokan mereka dari pasar global.

Harga daging babi yang lebih tinggi secara global dimulai pada 2018. Ketika itu China melihat populasi babinya dilanda wabah demam babi Afrika. Negara tersebut terpaksa memusnahkan 40% babi yang menyebabkan harga daging babinya naik lebih dari dua kali lipat pada akhir 2019.

Akibat wabah tersebut, banyak pebisnis yang mengalami kolaps. Namun, perusahaan Yinglin malah sebaliknya. Di tengah kondisi sulit tersebut, ia justru meraup banyak keuntungan.

Penjualan Muyuan Foods justru meningkat dan membuat saham perusahaan ini meroket. Bahkan, ketika pandemi corona melanda China dan dunia, Muyuan masih mencatatkan peningkatan penjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*